DMBET99 | Bandar taruhan online terbesar|Bandar taruhan online terlengkap| Bandar casino terbesar
Agen Poker BandarQ Online ituPoker
Bandar Poker Sakong BandarQ Online
Agen Poker BandarQ Online ituPoker

Go Back   Forums > Pojok Lendir > Indonesia xxx > Cerita seru

Live Casino Sbobet Online Judi Poker Domino 99 ituQQ Agen Judi Poker Domino99 dan Ceme Online Indonesia Situs Sbobet Online Judi Poker Domino 99 itucasino Texaspoker Wigobet AFAPOKER RGOBET
Reply
 
Thread Tools Display Modes

  #1  
Old 12-24-2017, 06:10 AM
ceritabecek ceritabecek is offline
Junior Member
 
Join Date: Dec 2017
Location: Indonesia
Posts: 11
ceritabecek is on a distinguished road
Cool Kisah Kenikmatan Tubuh Para Perawat Di Bandung Bagian 3 Tamat

Kisah Kenikmatan Tubuh Para Perawat Di Bandung Bagian 3 Tamat - Cerita Becek.


Hari ini adalah hari ke lima setelah kepergian Ratih. Mbak Tia, pengganti sementara Ratih, ternyata adalah adik ipar ayah Rudi. Jadi, adik istri si bapak tua itu. Mbak Tia adalah seorang perempuan Sunda yang ramah. Wajahnya lumayan cantik, kulitnya berwarna hitam manis, badannya agak pendek dan bertubuh montok. Ukuran buah dadanya besar. Jauh lebih besar dari Ratih dan senantiasa berdandan agak menor. Wanita yang berumur hampir 40 tahun itu mengaku belum pernah menikah karena merasa bahwa tak ada laki-laki yang bisa cocok dengan sifatnya yang avonturir. (avonturir adalah orang yang suka melakukan pertualangan)

Saat ini ia bekerja secara freelance di sebuah stasiun televisi sebagai penulis naskah. Kemampuan bergaulku dan keramahannya membuat kami cepat sekali akrab. Lagi-lagi, kamarku itu kini menjadi markas curhatnya Mbak Tia.

"Panggil saya teh Tia aja deh..," katanya suatu kali dengan logat Bandungnya yang kental.
"Kalau gitu panggil saya David aja ya teh.., ngga usah pake pak-pakan segala..," balasku sambil tertawa.

Baru 5 hari kami bergaul, namun sepertinya kami sudah lama saling mengenal. Kami seperti dua orang yang kasmaran, saling memperhatikan dan saling bersimpati. Persis seperti cinta monyet ketika kita remaja. Saat itu seperti biasa, kami sedang ngobrol santai dari hati ke hati sambil duduk di atas ranjangku. Aku memakai baju kaos dan celana pendek yang ketat sehingga tanpa kusadari tekstur penis dan testisku tercetak dengan jelas. Bila kuperhatikan, beberapa kali tampak teh Tia mencuri-curi melirik selangkanganku yang dengan mudah dilihatnya karena aku duduk bersila. Aku sengaja membiarkan keadaan itu berlangsung. Malah kadang-kadang dengan sengaja aku meluruskan kedua kakiku dengan posisi agak mengangkang sehingga cetakan penisku makin nyata saja di celanaku. Sesekali, di tengah obrolan santai itu, tampak teh Tia melirik selangkanganku yang diikuti dengan nafasnya yang tertahan.

Kenapa aku melakukan hal ini? Karena libidoku yang luar biasa, aku jadi tertantang untuk...

Baca Selengkapnya klik ---> Kisah Kenikmatan Tubuh Para Perawat Di Bandung Bagian 3 Tamat
__________________
Baca Cerita Dewasa di Cerita Becek
Reply With Quote
Reply

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump



All times are GMT +7. The time now is 02:46 AM.


: :
Powered by vBulletin® Version 3.8.9
Copyright ©2000 - 2018, vBulletin Solutions, Inc.