DMBET99 | Bandar taruhan online terbesar|Bandar taruhan online terlengkap| Bandar casino terbesar
Agen Poker BandarQ Online ituPoker
Bandar Poker Sakong BandarQ Online
Agen Poker BandarQ Online ituPoker

Go Back   Forums > Pojok Lendir > Indonesia xxx > Cerita seru

Live Casino Sbobet Online Judi Poker Domino 99 ituQQ Agen Judi Poker Domino99 dan Ceme Online Indonesia Situs Sbobet Online Judi Poker Domino 99 itucasino Texaspoker Wigobet AFAPOKER RGOBET
Reply
 
Thread Tools Display Modes

  #1  
Old 10-08-2015, 08:46 PM
Mienote Mienote is offline
Senior Member
 
Join Date: Oct 2015
Posts: 1,036
Mienote is on a distinguished road
Default (dina_nakal - KBB) Holiday's Challenge - Monica si Gadis Peternak #2

"apa neng? prait..prait ciken ? apa tuh, neng ?".
"emm...ayam goreng yang di tepungin itu lho, Pak ?".
"aduh saya gak tau, neng...tapi kalo ayam goreng biasa sih ada yang jual deket sini...".
"gak apa-apa deh, Pak...ini, Pak uangnya...".
"gak usah, neng...".
"masa Moniq udah ngerepotin Pak Toyib, makan di bayarin juga...". Moniq memaksa Toyib menerima uangnya.
"hmm..yaudah deh, neng..saya beli ayam gorengnya dulu ya neng..".
"oke, Pak...". Toyib kembali dan menyiapkan makanan untuk mereka berdua. Toyib & Moniq pun makan bersama sambil bercanda & bersenda gurau. Toyib semakin kesemsem dengan si gadis imut yang ada di hadapannya. Enak sekali ngobrol dengan Moniq yang periang & mudah tertawa. Tawa renyah Moniq membuat suasana rumah Toyib menjadi hangat. Sudah 5 bulan, rasa sepi & dingin selalu terasa ketika Toyib pulang ke rumahnya sendiri. Jadi, tak heran kalau Toyib senang sekali dengan kehadiran Moniq.
"kamar mandinya dimana, Pak ?".
"ayo ikutin saya, neng...".
"iyaa, Pak...".

"nah ini kamar mandinya, neng...". Toyib pun meninggalkan Moniq di dalam kamar mandi dan kembali menonton tv kecilnya.
"Pak..Moniq tidur duluan yaa...".
"iya, neng...", jawab Toyib. Keesokan harinya.
"hooaahhmm...eennggg !!!", Moniq ngulet meregangkan otot-otot tubuhnya.
"hemm...", Moniq menikmati segarnya udara pedesaan di pagi hari setelah membuka jendela. Moniq keluar dari kamar, Toyib pas sekali mau keluar rumah.
"Pak Toyib ! mau kemana ?".
"eh neng Moniq udah bangun...".
"iyaa, Pak...Moniq baru bangun nih...Pak Toyib mau kemana sih ?".
"saya mau ke rumah Pak Jali, neng...".
"kok Pak Toyib nggak bangunin Moniq sih ?".
"tadi saya mau bangunin...tapi neng Moniq keliatan pules banget...makanya saya nggak enak mau bangunin neng Moniq...".
"oh..yaudah, Pak Toyib tunggu sebentar yaa..Moniq mau ganti baju dulu kalo gitu...".
"oke, neng...". Sambil menunggu Moniq kembali, Toyib pun berandai-andai. Pria tua itu membayangkan kalau dia berhasil mendekati Moniq untuk mau menjadi istrinya.

Terbayang oleh Toyib akan kehidupan yang sangat indah jika berhasil memperistri Moniq. Pertama, tentu kehidupannya tak akan sesulit sekarang yang harus bekerja keras membanting tulang untuk kehidupan sehari-hari karena pasti dibantu oleh Moniq. Kedua, dan yang paling penting adalah memiliki istri dengan wajah begitu cantik & imut ditambah tubuh yang sintal dan padat pasti akan membuat betah jika di rumah.
"kyuut...", lama kelamaan tonjolan di celana Toyib pun semakin terlihat sebab Toyib sedang membayangkan jika menjadi suami Moniq, dia akan menyuruh Moniq untuk mengenakan daster transparan setiap harinya atau malah akan melarang Moniq mengenakan apapun jika di rumah mereka nanti agar bisa memandangi tubuh Moniq yang putih mulus.
"Pak Toyib ?".
"e e eh neng Moniq udah selesai...", Toyib langsung berdiri supaya Moniq tidak melihat tonjolan di celananya karena sedang ngaceng berat.
"ayo, Pak Toyib...kita ke tempat Pak Jali...".
"ayo, neng...". Moniq memakai kaos hitam dan celana pendek sepaha, 6 cm di atas lututnya.

Betis dan sedikit paha Moniq yang putih mulus sekarang bisa terlihat. buset, ni cewek emang bener-bener bening, pikir Toyib. Di dalam mobil, Toyib & Moniq pun bercengkrama dengan hangatnya seperti keluarga.
"nih, neng..pake ini aja...kalo kotor kan gak apa-apa...". Moniq melepaskan sandalnya dan mengenakan sepatu boot yang diberikan Toyib. Lucu kelihatannya, sepatu boot terlihat kebesaran ketika dipakai Moniq.
"ayo neng, kita ke kandang ayam dulu...".
"yuuk...". Toyib pun mengajari Moniq untuk mengganti air minum dan menyebarkan makanan ayam. Selain itu, Moniq pun belajar cara mengambil telur ayam dan menentukan mana yang baik untuk ditetaskan dan mana telur yang bisa dijual.
"sekarang ke kandang mbek yaa, Pak ?".
"iya, neng...". Mereka berdua masuk ke dalam kandang kambing. Ada sekitar 2 orang pria yang sedang memberi makan kambing.
"eh ada neng Moniq...", goda salah satu pria.
"eh Pak Wawan...lagi ngasih makan mbek yaa ?".
"iyaa nih neng Moniq...mau coba kasih makan gak, neng ?".

"boleh juga, Pak...".
"nih neng...". Wawan menyerahkan rumput yang sedang digenggamnya.
"mbeknya nggak gigit kan, Pak ?".
"nggak lah, neng...nggak tega ngegigit neng...hehe..".
"bisa aja nih, Pak Wawan...".
"aww...", Wawan teriak kecil saat Moniq mencubit perutnya. Wawan jadi semakin gemas saja dengan kelakuan gadis imut ini, meski hanya dicubit Moniq, batang Wawan bereaksi. Dengan perlahan, Moniq menjulurkan rumput yang di genggamnya ke mulut kambing yang langsung disambar kambing itu.
"ehhh...ampir aja...", Moniq refleks menarik tangannya takut di sambar kambing itu.
"tenang aja, neng...ga bakal digigit kok...". Moniq pun memberanikan diri dan akhirnya tenang setelah berhasil mengelus-elus kepala si kambing.
"Pak Sani lagi ngapain ?", sapa Moniq dari belakang dan memegang kedua bahu Sani.
"ini neng..lagi merah susu kambing...".
"susu kambing rasanya gimana sih, Pak ?".
"neng Moniq mau nyobain ? nih, neng..". Moniq mengambil gelas plastik yang diberikan Sani.

"iih...aneh Pak rasanya..anyeep..", komentar Moniq manja.
"haha..yaa emang gitu rasanya, neng...anyep tapi lebih sehat lho, neng daripada susu sapi...".
"emang iyaa ya, Pak ?".
"iya neng...kalo abis minum susu kambing..badan neng Moniq pasti lebih seger rasanya...".
"oh gitu yaa, Pak...".
"makanya, neng...abisin susunya...".
"iyaa deh, Pak...".
"hahaha...". Sani pun tertawa geli melihat tingkah polah Moniq yang memencet hidungnya dan memejamkan matanya bagai orang minum jamu saja. Usai dari kandang kambing, Moniq & Toyib pun pergi ke kandang sapi. 3 orang pekerja pun langsung menggoda Moniq. Kapan lagi bisa bercanda dan menggoda cewek cantik di kandang sapi, udah gitu ceweknya gak marah digodain, gampang ketawa, bikin tambah gemes aja, semua itu dirasakan oleh 3 orang pria yang ada di kandang sapi.
"neng Moniq mau belajar caranya merah susu sapi gak ?".
"wah mau mau mau mau, Pak...".
"sini, neng...perhatiin saya..". Toyib pun mencolek sesuatu yang berwarna kuning di gelas plastik.
Reply With Quote
Reply

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump



All times are GMT +7. The time now is 06:55 AM.


: :
Powered by vBulletin® Version 3.8.9
Copyright ©2000 - 2018, vBulletin Solutions, Inc.